Ketua PGRI Sulsel Mendukung Pernyataan Gubernur Saat Acara Ramah Tamah dan Pemberian Penghargaan Jambore GTK Hebat 2024

- Jurnalis

Kamis, 7 November 2024 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA, Makassar  |  Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum, memberikan dukungan terhadap pernyataan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakhrulloh, yang menyatakan bahwa semua orangtua siswa harus mengikuti sistem yang diterapkan di sekolah.

Dukungan tersebut disampaikan setelah acara ramah tamah dan pemberian penghargaan pada Jambore GTK Hebat 2024 di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sulsel pada Rabu, 6 November 2024.

Prof. Hasnawi juga menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kasus yang melibatkan ibu Supriyani, seorang guru di SDN Baito Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Workshop Kurikulum Berbasis MBKM 2024 Fakultas Hukum UIT

PGRI Sulsel mendukung keputusan Pengurus Besar (PB) PGRI yang dipimpin oleh Prof. Unifah Rosidi untuk memperjuangkan percepatan pengesahan undang-undang perlindungan guru.

Prof. Hasnawi menegaskan pentingnya segera disahkannya undang-undang perlindungan bagi guru guna memberikan rasa aman dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.

Ia juga menyebutkan bahwa insiden serupa di Konawe Selatan terjadi di berbagai daerah, sehingga pembuatan naskah akademik untuk RUU perlindungan guru perlu dipercepat.

Selain itu, Prof. Hasnawi mengungkapkan kesepakatan penuh dengan pernyataan PJ Gubernur Sulsel mengenai kewajiban orangtua siswa untuk mengikuti aturan yang berlaku di sekolah.

Baca Juga :  Gen Z dan Milenial Makassar Diskusikan "Green Tea dan Bunga" untuk Meningkatkan Literasi

Ia mendukung upaya guru dalam mendisiplinkan, mendidik, dan menumbuhkan rasa kasih sayang serta kecintaan terhadap bangsa dan negara di kalangan siswa.

Acara ramah tamah dan pemberian penghargaan dihadiri oleh PJ Gubernur Sulsel, Kepala BBGP Sulsel Dr. Arman Agung, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel H. Iqbal Nadjamuddin, SE, Kepala Dinas Pendidikan Makassar H. Muhyiddin, SE, serta pejabat lainnya dari Pemprov Sulsel dan BBGP Sulsel.

Berita Terkait

UGE Makassar Buka Program RPL Tipe A S1 Keperawatan dan Kebidanan, Mulai Maret 2026
PKM Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo Dorong Ibu-Ibu K-Apel Lebih Percaya Diri dan Kreatif
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Kunjungan OSIS SMP Metro School Makassar ke K-Apel: Awal Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:26 WIB

UGE Makassar Buka Program RPL Tipe A S1 Keperawatan dan Kebidanan, Mulai Maret 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:01 WIB

PKM Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo Dorong Ibu-Ibu K-Apel Lebih Percaya Diri dan Kreatif

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Senin, 8 Desember 2025 - 20:23 WIB

Kunjungan OSIS SMP Metro School Makassar ke K-Apel: Awal Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Berita Terbaru