Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Makassar  –  Politeknik LP3I Makassar menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2025. Tim pelaksana yang diketuai oleh Rahmi, S.E., M.Pd., bersama anggota Husni Bt Salam, S.S., M.Hum., dan Sirnan, S.H., S.Sos., M.M., sukses menggelar kegiatan ini di Komunitas Anak Pelangi (K-apel), Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Kamis (2/10/2025).

Kegiatan PKM ini mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Belajar Komunitas Anak Pelangi (K-apel) melalui Ilmu dan Pengajaran dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di Kota Makassar.” Tema ini dipilih untuk menjawab kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan sesuai dengan karakteristik unik setiap peserta didik.

Pelatihan Modul RPP untuk Relawan

Sebagai bagian integral dari kegiatan ini, Nurfaedah, S.Pd., M.Hum., didapuk sebagai narasumber utama. Beliau membawakan materi penting mengenai “Pelatihan Pembuatan Modul RPP untuk Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Relawan.” Pelatihan ini bertujuan membekali para relawan dengan keterampilan praktis dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mampu mengakomodasi beragam gaya belajar dan kebutuhan siswa.

Baca Juga :  Menemukan Potensi Luar Biasa: Seleksi FLS2N, O2SN, dan LKS Disabilitas MKKS Wilayah 2 Makassar

Ketua Tim PKM, Rahmi, S.E., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari Program Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, di bawah naungan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. “Alhamdulillah, tim kami berhasil lolos hibah dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Dukungan pendanaan ini menjadi pendorong bagi kami untuk berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif, khususnya di kelompok belajar Komunitas Anak Pelangi (K-apel),” ujarnya.

Menciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan dan Inklusif

Lebih lanjut, Rahmi menambahkan bahwa PKM ini diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh kelompok belajar Komunitas Anak Pelangi (K-apel). Melalui pelatihan pembuatan modul dan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, para relawan diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, inklusif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

“Setelah kegiatan ini, kami berharap proses pembelajaran di Komunitas Anak Pelangi (K-apel) akan semakin menarik dan didukung dengan fasilitas yang memadai. Dengan demikian, anak-anak akan lebih mudah memahami pelajaran dan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas serta berkarakter,” tambah Rahmi, menyoroti dampak jangka panjang yang diharapkan.

Baca Juga :  Membangun Kesadaran Hukum: Peran Mahasiswa dalam Mendukung Komisi Yudisial Melalui Program Goes to Campus

Manfaat Ganda untuk Komunitas

Kegiatan PKM ini diproyeksikan akan membawa manfaat signifikan, antara lain:

1. Meningkatkan Literasi: Membantu siswa kelompok belajar Anak Pelangi memahami konsep belajar dengan cara yang menyenangkan dan mudah dicerna.
2. Membentuk Kepribadian Siswa: Menumbuhkan kemampuan berpikir logis, kreatif, dan strategis pada anak-anak.
3. Meningkatkan Minat Belajar: Menjadikan siswa lebih antusias dalam menerima pembelajaran yang disampaikan oleh para relawan melalui media dan alat bantu yang menarik.

Melalui inisiatif ini, Politeknik LP3I Makassar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dampak positif melalui transfer ilmu pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan komunitas lokal. Hal ini sejalan dengan visi untuk membangun ekosistem pendidikan yang berdaya dan berkelanjutan, khususnya di Kota Makassar.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah
Alumni IMMIM Motivasi Santriwati: bersama MC3 Deteksi Dini Kanker dan Sekolah ke Luar Negeri
Mengukir Masa Depan Pendidikan: Konferensi Kerja PGRI Tana Toraja Mengukuhkan Peran Guru sebagai Arsitek Bangsa
HMJ MATEMATIKA FMIPA UNM Sukses Gelar Rayon 1 GEOMETRI 2025 di Sulawesi Selatan
Universitas Indonesia Timur dan Politeknik ATI Makassar Jalin Kolaborasi Strategis untuk Pendidikan dan Inovasi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:58 WIB

Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah

Minggu, 28 September 2025 - 18:26 WIB

Alumni IMMIM Motivasi Santriwati: bersama MC3 Deteksi Dini Kanker dan Sekolah ke Luar Negeri

Sabtu, 27 September 2025 - 12:03 WIB

Mengukir Masa Depan Pendidikan: Konferensi Kerja PGRI Tana Toraja Mengukuhkan Peran Guru sebagai Arsitek Bangsa

Senin, 1 September 2025 - 09:59 WIB

HMJ MATEMATIKA FMIPA UNM Sukses Gelar Rayon 1 GEOMETRI 2025 di Sulawesi Selatan

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB