Belajar Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Makassar  —  Ibu-ibu dari Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) di Lorong Daeng Jakking, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mengikuti kegiatan belajar tentang Ekonomi Kreatif.

Kegiatan belajar dipandu oleh Rismayanti, S.S., M.Hum., seorang akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan dosen di Aruna Ikatuo Indonesia, pada Sabtu malam, 3 Mei 2025.

Dalam sesi Belajar Ekonomi Kreatif, Rismayanti membagikan wawasan mengenai pengembangan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal dan kreativitas rumah tangga.

“Ekonomi kreatif dimulai dari dapur, dari keahlian tangan, dan dari keberanian ibu-ibu untuk mencoba hal baru. Saya yakin ibu-ibu di lorong ini memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ungkap Rismayanti kepada para peserta.

Baca Juga :  Pascasarjana Unpacti Makassar Membentuk Pusat Studi Kebijakan dan Pengembangan

Rahman Rumaday, pendiri K-Apel, memberikan apresiasi atas kesediaan Rismayanti untuk hadir langsung di Lorong Daeng Jakking, yang terletak di bagian selatan Kota Makassar.

“Ia datang jauh-jauh dari Telkomas di utara Makassar ke Lorong Daeng Jakking di selatan kota untuk berbagi inspirasi dan ilmu. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari seorang akademisi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di lorong ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Ngopi Produktif Bersama Duta Baca Sulawesi Selatan

Kegiatan ini merupakan bagian dari program K-Apel yang bernama LIKE (Literasi Kemandirian Ekonomi). Diharapkan, program ini dapat menjadi salah satu upaya K-Apel dalam membangun kemandirian ekonomi di kalangan ibu-ibu melalui pendekatan literasi dan keterampilan praktis.

Dengan semangat kolaboratif, K-Apel berharap ruang belajar seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bekal untuk menghadapi tantangan ekonomi rumah tangga di tengah perkembangan kota yang pesat. Pungkas pria yang akrab disapa Bang Maman.

Berita Terkait

UGE Makassar Buka Program RPL Tipe A S1 Keperawatan dan Kebidanan, Mulai Maret 2026
PKM Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo Dorong Ibu-Ibu K-Apel Lebih Percaya Diri dan Kreatif
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Kunjungan OSIS SMP Metro School Makassar ke K-Apel: Awal Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:26 WIB

UGE Makassar Buka Program RPL Tipe A S1 Keperawatan dan Kebidanan, Mulai Maret 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:01 WIB

PKM Dosen Universitas Cokroaminoto Palopo Dorong Ibu-Ibu K-Apel Lebih Percaya Diri dan Kreatif

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Senin, 8 Desember 2025 - 20:23 WIB

Kunjungan OSIS SMP Metro School Makassar ke K-Apel: Awal Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Berita Terbaru