TU7UA | Makassar — Desa Kalenna Bontongape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi saksi suksesnya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional yang diselenggarakan oleh Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) pada Kamis, 10 Juli 2025.
Kegiatan ini menarik perhatian karena antusiasme warga desa yang tinggi dalam berpartisipasi dan mengajukan pertanyaan kepada para pemateri dan pendamping.
PKM ADPERTISI kali ini melibatkan tim dosen yang berpengalaman dan berasal dari berbagai perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia. Tim tersebut terdiri dari:
– Pendamping: Dr. Yahya, M.Si (Universitas Muhammadiyah Makassar)
– Pemateri: Prof. Dr. H Muhammad Masdar, M.Pd (Institut Cokroaminoto), Dr. Harifuddin, S.Pd.M.Pd (Universitas Bosowa), Abd. Rahman, S.Pdi,M.Pdi (STIKES Gunung Sari), Dr. Yasir Mallapiang, SS.,M.Pd (Universitas Muhammadiyah Makassar), Kartini, S.KM.,M.Si (Universitas Pancasakti), Andi Mursida, S.Pd.,M.Pd (Universitas Muhammadiyah), Dr. Sujirariati, S.Pd.,M.Pd (Unismuh), Dr. Dra Nadrah, M.Pd (Unismuh), Dr. Nur Qalbi, M.Hum (Universitas Bosowa), Dr. Rampang M.Pd (Unibos), Marwanti, S.Pdi.,M.Pd (Universitas Lakidende Unaha), dan Narhaeni Sabil, S.Pd.,M.Pd (STIE AMKOP).
Kegiatan PKM ini mengangkat tema yang sangat relevan, yaitu “Pentingnya Pengetahuan dan Keterampilan dalam Menghadapi Perkembangan Digital dan Dunia Industri/Humanoid (Menyongsong Era Industri 5.0)”.
Tema ini sejalan dengan visi Kabupaten Takalar untuk menjadi kabupaten digital, sebuah langkah maju yang penting dalam menghadapi perkembangan teknologi terkini. Dr. Yahya, dalam paparannya, menjelaskan secara singkat tentang ADPERTISI dan kegiatan PKM yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Takalar.
Ia menekankan pentingnya penerapan ilmu pengetahuan untuk memberdayakan masyarakat.
Kepala Desa Kalenna Bontongape menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan kontribusi para dosen ADPERTISI.
Ia juga mengungkapkan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desanya, terutama dalam menghadapi tantangan era digital.
Antusiasme warga desa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menunjukkan betapa pentingnya kegiatan ini bagi mereka.
Mengenal Desa Kalenna Bontongape
Desa Kalenna Bontongape, salah satu dari 14 desa di Kecamatan Galesong, merupakan hasil pemekaran dari Desa Bontomangape berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Takalar Nomor 08 Tahun 2006.
Desa ini terbagi menjadi lima dusun, yaitu Dusun Bontongape, Dusun Romang Sapiria, Dusun Ma’minasa, Dusun Kampong Parang, dan Dusun Pa’jangengang. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani padi, sayur, dan buah-buahan.
PKM ADPERTISI di Desa Kalenna Bontongape merupakan contoh nyata kolaborasi yang sukses antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam era digital, tetapi juga menunjukkan komitmen ADPERTISI dalam memberdayakan masyarakat dan mendukung pembangunan di Kabupaten Takalar.
Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi program-program pemberdayaan masyarakat lainnya di Indonesia.














