Indira Yusuf Ismail Ikon The Power of Emak-Emak 

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehadiran Indira Yusuf Ismail di panggung politik Makassar dianggap banyak pengamat sebagai simbol Makassar yang dalam lintasan sejarah keberadaanya sangat egaliter, pluralis serta menyimpan catatan sangat positif terhadap kepemimpinan perempuan. 

Kehadiran Indira Yusuf Ismail di panggung politik Makassar dianggap banyak pengamat sebagai simbol Makassar yang dalam lintasan sejarah keberadaanya sangat egaliter, pluralis serta menyimpan catatan sangat positif terhadap kepemimpinan perempuan. 

TU7UA, Makassar  |  Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Makassar Indira Yusuf Ismail-Ilham Faizi (INIMI) kerap diasosiasikan sebagai sebagai penyambung lidah emak-emak dan gen Z di Makassar.

Hal ini tidak mengherankan karena Indira Yusuf Ismail merupakan satu-satunya calon pemimpin Makassar yang mewakili kalangan perempuan (emak-emak) yang dinilai menjadi tonggak sejarah baru model kepemimpinan di kota berjuluk kota Daeng ini.

Kehadiran Indira Yusuf Ismail di panggung politik Makassar dianggap banyak pengamat sebagai simbol Makassar yang dalam lintasan sejarah keberadaanya sangat egaliter, pluralis serta menyimpan catatan sangat positif terhadap kepemimpinan perempuan.

Baca Juga :  Iqbal Pimpin Rapat Koordinasi Perdana Pemerintah Kecamatan Tamalanrea

Peneliti dan pengamat dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik, Lutfhi mengatakan dari data yang dia milik, Sulsel termasuk daerah yang sangat terbuka menerima kehadiran pemimpin perempuan.

“Bahkan dalam kasus-kasus tertentu, kepemimpinan perempuan dianggap lebih mengayomi, lebih care dan empati terhadap nasib warganya,” ujar Lutfhi, Jumat (11/10/2024).

Dia juga menambahkan, dalam psikologi karakter kepemimpinan, perempuan itu adalah manajer keuangan yang sangat piawai menentukan prioritas serta sangat prudential.

“Jadi jangan heran bila pemimpin perempuan itu sangat detail serta membenci segala bentuk penyimpangan. Jadi jangan coba-coba korupsi kalau yang pimpin itu perempuan,” tandasnya.

Baca Juga :  PGRI Tana Toraja Gelar Konferensi Kabupaten, Bahas Transformasi Menuju Indonesia Emas

Dalam persfektif yang lebih luas, katanya, asosiasi yang terbangun dalam model kepemimpinan Indira adalah simbol dan ikon “emak-emak”.

“Ini sangat menarik dicermati karena baru kali ini ada sosok pemimpin perempuan disimbolkan sebagai perwakilan emak-emak. Di sana ada greget yang kuat bahwa kekuatan emak-emak hadir kuat dalam dinamika politik Makassar. Daya magnetnya demikian kuat. Bu Indira mampu mengkristalisasi energi emak-emak Makassar menjadi kekuatan politik dan garda depan penentu arah masa depan Makassar. Bisa dikatakan, Ibu Indira adalah ikon dari the power of emak-emak,” pungkasnya.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Tigalapan Indonesia dan Rumah Zakat Sulsel Berbagi Kebahagiaan untuk Janda Dhuafa dan Lansia di Rappokalling  
Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar
Heny Suhaeny Luncurkan Buku “Mimpi yang Tak Dianggap,” Kisah Inspiratif Perjuangan Meraih Cita-Cita
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

Selasa, 30 September 2025 - 18:35 WIB

Heny Suhaeny Luncurkan Buku “Mimpi yang Tak Dianggap,” Kisah Inspiratif Perjuangan Meraih Cita-Cita

Senin, 29 September 2025 - 18:25 WIB

K-Apel Tebar Cinta dan Literasi di Pulau Sarappo Lompo, Pangkep

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB