TU7UA | Makassar — Ibu-ibu dari Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) di Lorong Daeng Jakking, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mengikuti kegiatan belajar tentang Ekonomi Kreatif.
Kegiatan belajar dipandu oleh Rismayanti, S.S., M.Hum., seorang akademisi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan dosen di Aruna Ikatuo Indonesia, pada Sabtu malam, 3 Mei 2025.
Dalam sesi Belajar Ekonomi Kreatif, Rismayanti membagikan wawasan mengenai pengembangan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal dan kreativitas rumah tangga.
“Ekonomi kreatif dimulai dari dapur, dari keahlian tangan, dan dari keberanian ibu-ibu untuk mencoba hal baru. Saya yakin ibu-ibu di lorong ini memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ungkap Rismayanti kepada para peserta.
Rahman Rumaday, pendiri K-Apel, memberikan apresiasi atas kesediaan Rismayanti untuk hadir langsung di Lorong Daeng Jakking, yang terletak di bagian selatan Kota Makassar.
“Ia datang jauh-jauh dari Telkomas di utara Makassar ke Lorong Daeng Jakking di selatan kota untuk berbagi inspirasi dan ilmu. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari seorang akademisi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di lorong ini,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program K-Apel yang bernama LIKE (Literasi Kemandirian Ekonomi). Diharapkan, program ini dapat menjadi salah satu upaya K-Apel dalam membangun kemandirian ekonomi di kalangan ibu-ibu melalui pendekatan literasi dan keterampilan praktis.
Dengan semangat kolaboratif, K-Apel berharap ruang belajar seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin sebagai bekal untuk menghadapi tantangan ekonomi rumah tangga di tengah perkembangan kota yang pesat. Pungkas pria yang akrab disapa Bang Maman.














