TU7UA | Gowa — Desa Panciro Menjadi Contoh Annangkasi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah melakukan kegiatan Annangkasi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Minggu 20 April 2025 ini bertujuan untuk membersihkan sampah kiriman yang ada di aliran drainase dan lingkungan Desa Panciro Menjadi Contoh Annangkasi.
Kolaborasi dan Partisipasi Aktif
Pejabat Pelaksana Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, memimpin langsung kegiatan Annangkasi yang melibatkan 180 orang dari berbagai kalangan, termasuk perangkat desa, BPD, kepala dusun, RW, RT, duta pelajar, dan duta lingkungan hidup.
Kegiatan Desa Panciro Menjadi Contoh Annangkasi ini dilakukan di tiga titik secara bersamaan, yaitu:
1. Jalan Poros Tacciri
2. Saluran Irigasi Dusun Bt Ramba
3. Dusun Bt Ramba Selatan
Komitmen untuk Gowa Bersih
Asram Suhendra mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen desa Panciro dalam mendukung program 100 Hari Kerja Bupati Gowa, yaitu Gowa Bersih.
“Kami ingin menuntaskan sampah-sampah kiriman yang masuk ke wilayah desa Panciro, sehingga lingkungan desa Panciro menjadi sehat dan bebas dari penyakit,” ujarnya.
Kebiasaan Baik
Daeng Ala, warga Dusun Mattiro Baji, mengatakan bahwa kegiatan Annangkasi sudah menjadi kebiasaan di Panciro dalam beberapa bulan terakhir.
“Kami sadar bahwa kegiatan ini untuk kebaikan kita semua, dan Pak Desa pun antusias dalam menggerakkan lapisan masyarakat Panciro,” ujarnya.
Kegiatan ini memiliki dampak positif bagi masyarakat Desa Panciro, antara lain:
Lingkungan desa menjadi lebih bersih dan sehat. Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi sampah dan menjaga lingkungan.
Dengan kegiatan ini, Desa Panciro menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi sampah dan menjaga lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk melakukan hal yang sama dan mendukung program Gowa Bersih.














