TU7UA | Gowa — Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten Gowa, “Gowa Caradde” (Ayo Mengaji), Yayasan Al Akbar Centre Indonesia kembali menggelar Training Qur’an Al Akbariyah (TQA) pada Ahad, 15 Juni 2025.
Bertempat di Masjid Babul Firdaus BTN Minasa Indah, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Gowa, pelatihan ini diikuti oleh 50 guru mengaji aktif.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru mengaji dalam penguasaan Makharijul Huruf dan ilmu Tajwid, sehingga mereka mampu membimbing generasi Qur’ani yang fashih membaca Al-Qur’an.
Hal ini disampaikan oleh Ustad Hajar Akbar, S.Pd.,TQ.,CPS.,CT.,CLBNSP.,CALA.,CTQB.,CTQP.,CTQE.,C.TR, penulis Metode Akbariyah dan pemegang ijazah Tajwid bersanad Kitab “Hidayaturrahman Fii Tajwidil Qur’an” oleh Syekh Abdul Wahhab Dibsu Zait.
Ustad Hajar Akbar menjelaskan bahwa TQA merupakan pelatihan kedua yang diselenggarakan, setelah pelatihan pertama pada 1 Februari 2025.
Secara keseluruhan, Training Qur’an Al Akbariyah telah melatih 100 guru mengaji aktif yang berbasis metode Akbariyah.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai perusahaan dan donatur yang telah membantu membiayai pelatihan, termasuk pengadaan buku dan konsumsi.
“Program Pemerintah Kabupaten Gowa sangat bagus dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an. Kita harus mendukung program Gowa Caradde (Ayo Mengaji) di sekolah, TPQ, dan instansi pemerintah dengan memberikan pelatihan kepada guru dan pembina. Tujuannya agar kita semua memiliki bacaan Al-Qur’an yang standar dan sesuai kaidah tajwid,” ujar Ustad Hajar Akbar.
Dengan pelatihan ini, Yayasan Al Akbar Centre Indonesia berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dengan baik, sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di Kabupaten Gowa.














