Pj Bupati Paparkan Dua Pilihan Hidup di Hari Jadi Kabupaten Bantaeng

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantaeng |TU7UA| Pj Bupati Bantaeng Dr Andi Abubakar S.IP., MSi memaparkan  bahwa pilihan hidup kita itu hanya dua.

“Apakah kita mau meninggalkan mata air atau meninggalkan air mata kepada generasi kita,” ungkapnya ketika membawakan sambutan pada Malam Ramah Tamah Hari Jadi Kabupaten Bantaeng ke-769 di Lapangan Rujab Bupati, Rabu (6/12/2023).
Andi Abubakar juga menyebutkan bahwa para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bantaeng, terbiasa kerja yang tidak biasa-biasa saja, namun mereka sudah terbiasa kerja yang ekstra ordinary.
“Sehingga baru sehari saja, saya menjabat sebagai Pj Bupati Bantaeng, itu sudah mengalir penghargaan-penghargaan. Jadi kerja saya sisa mempoles-poles saja,” tandasnya.
Ia juga membahas dua anak SD yang menjadi juara pada lomba pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris.
“Bahkan kedua orang tua mereka tidak mengetahui bahwa anak mereka pandai berbahasa Arab maupun berbahasa Inggris,” ucapnya.
“Ini merupakan talenta-talenta muda yang harus ditandai. Karena ini merupakan aset bangsa yang akan membawa bangsa ini lebih maju dan juga lebih berkembang,” kata Andi Abubakar.
Ia juga berharap agar kedepannya agar acara-acara seperti ini, agar melibatkan anak-anak yang merupakan masa depan kabupaten Bantaeng.
“Kita ini sudah akan habis untuk berlomba, para anak-anak kita yang harus terus berkompetisi. Karena di masa depan anak-anak kita akan lebih sedikit bernafas dan lebih banyak berkompetisi. Jika tidak di awali dari sekarang, anak-anak kita akan terlindas oleh generasinya sendiri,” ulasnya dihadapan tamu undangan malam Ramah Tamah.

“Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Bantaeng ini, saya mengajak kepada semua komponen, semua lapisan untuk fokus memperhatikan generasi muda kita. Kita siapkan mata air bagi mereka, sehingga mereka tidak mengutuk kita karena menjadi orang tuanya. Jika itu tidak kita tidak lakukan dari sekarang, maka yakinlah mereka akan menjadi babu di daerah mereka sendiri,” tutupnya.Bantaeng |MajalahMitos| Pj Bupati Bantaeng Dr Andi Abubakar S.IP., MSi memaparkan bahwa pilihan hidup kita itu hanya dua.

Baca Juga :  LKBH STIE-AMKOP Resmi Didirikan

“Apakah kita mau meninggalkan mata air atau meninggalkan air mata kepada generasi kita,” ungkapnya ketika membawakan sambutan pada Malam Ramah Tamah Hari Jadi Kabupaten Bantaeng ke-769 di Lapangan Rujab Bupati, Rabu (6/12/2023).

Andi Abubakar juga menyebutkan bahwa para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bantaeng, terbiasa kerja yang tidak biasa-biasa saja, namun mereka sudah terbiasa kerja yang ekstra ordinary.

“Sehingga baru sehari saja, saya menjabat sebagai Pj Bupati Bantaeng, itu sudah mengalir penghargaan-penghargaan. Jadi kerja saya sisa mempoles-poles saja,” tandasnya.

Baca Juga :  Menjembatani Keadilan: Penyuluhan Hukum di Kelurahan Tabaringan sebagai Wujud Pengabdian Universitas Indonesia Timur

Ia juga membahas dua anak SD yang menjadi juara pada lomba pidato bahasa Arab dan bahasa Inggris.

“Bahkan kedua orang tua mereka tidak mengetahui bahwa anak mereka pandai berbahasa Arab maupun berbahasa Inggris,” ucapnya.

“Ini merupakan talenta-talenta muda yang harus ditandai. Karena ini merupakan aset bangsa yang akan membawa bangsa ini lebih maju dan juga lebih berkembang,” kata Andi Abubakar.

Ia juga berharap agar kedepannya agar acara-acara seperti ini, agar melibatkan anak-anak yang merupakan masa depan kabupaten Bantaeng.

“Kita ini sudah akan habis untuk berlomba, para anak-anak kita yang harus terus berkompetisi. Karena di masa depan anak-anak kita akan lebih sedikit bernafas dan lebih banyak berkompetisi. Jika tidak di awali dari sekarang, anak-anak kita akan terlindas oleh generasinya sendiri,” ulasnya dihadapan tamu undangan malam Ramah Tamah.

“Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Bantaeng ini, saya mengajak kepada semua komponen, semua lapisan untuk fokus memperhatikan generasi muda kita. Kita siapkan mata air bagi mereka, sehingga mereka tidak mengutuk kita karena menjadi orang tuanya. Jika itu tidak kita tidak lakukan dari sekarang, maka yakinlah mereka akan menjadi babu di daerah mereka sendiri,” tutupnya.

Berita Terkait

Dua Figur Jadi Tersangka Polda Sulsel, Upaya Kuasa Hukum Lakukan Praperadilan Kedua Gagal
Ketiadaan Termohon Polda Sulsel Membuat Sidang Gugatan Keabsahan Tersangka Tertunda
Membangun Kesadaran Hukum: Peran Mahasiswa dalam Mendukung Komisi Yudisial Melalui Program Goes to Campus
Menjembatani Keadilan: Penyuluhan Hukum di Kelurahan Tabaringan sebagai Wujud Pengabdian Universitas Indonesia Timur
Sinergi LBH No Viral No Justice dan Propam Polda Sulsel: Menuju Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Dua Tokoh Muda Perkuat Jaringan LBH NVNJ di Jawa Barat dan Kabupaten Bogor
Tanggapan Tegas Karutan Makassar: Pungli dan Narkoba Tak Ada, Masyarakat Minta Transparansi
Kisah Gelap Rutan Kelas I Makassar: Pungli, Narkoba, dan Tuntutan Perubahan dari Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:19 WIB

Ketiadaan Termohon Polda Sulsel Membuat Sidang Gugatan Keabsahan Tersangka Tertunda

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:19 WIB

Membangun Kesadaran Hukum: Peran Mahasiswa dalam Mendukung Komisi Yudisial Melalui Program Goes to Campus

Jumat, 25 Juli 2025 - 22:03 WIB

Menjembatani Keadilan: Penyuluhan Hukum di Kelurahan Tabaringan sebagai Wujud Pengabdian Universitas Indonesia Timur

Kamis, 10 Juli 2025 - 08:59 WIB

Sinergi LBH No Viral No Justice dan Propam Polda Sulsel: Menuju Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Senin, 26 Mei 2025 - 12:26 WIB

Dua Tokoh Muda Perkuat Jaringan LBH NVNJ di Jawa Barat dan Kabupaten Bogor

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:01 WIB

Tanggapan Tegas Karutan Makassar: Pungli dan Narkoba Tak Ada, Masyarakat Minta Transparansi

Rabu, 26 Maret 2025 - 18:54 WIB

Kisah Gelap Rutan Kelas I Makassar: Pungli, Narkoba, dan Tuntutan Perubahan dari Masyarakat

Selasa, 25 Maret 2025 - 12:39 WIB

Transparansi Bisnis Dipertanyakan: Ratusan Miliar di Rekening Pribadi, Pengusaha Palopo Bangkrutkan Diri Bikin Heboh

Berita Terbaru