TU7UA | Gowa — Pelatihan pembuatan sabun cuci piring dari bahan alami, khususnya daun pandan, yang diselenggarakan di Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa.
Lebih dari itu, ini merupakan upaya nyata untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para ibu PKK, dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan menumbuhkan kemandirian berwirausaha.
Melimpahnya tanaman pandan di Desa Panyangkalang menjadi inspirasi utama kegiatan ini, mengajarkan pemanfaatan sumber daya lokal yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini memiliki tujuan mulia: memberikan wawasan kepada para ibu PKK tentang manfaat tanaman sekitar yang selama ini mungkin terabaikan.
Daun pandan, dengan kandungan saponinnya yang bersifat antibakteri, ternyata dapat diolah menjadi sabun cuci piring yang efektif dan aman.
Pelatihan ini membuka mata mereka akan potensi ekonomi yang tersembunyi di sekitar mereka, potensi yang dapat diubah menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua TP PKK Kecamatan Bajeng, Hj. Ainun Hajriah yang melihat pelatihan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi.
Lebih jauh, pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam berwirausaha, memberdayakan para ibu PKK untuk menjadi pelaku ekonomi yang tangguh.
Sebanyak 30 orang ibu-ibu TP PKK Desa Panyangkalang mengikuti pelatihan ini dengan antusias.
Mereka dengan tekun mengikuti setiap tahapan pembuatan sabun cuci piring dari daun pandan, mendengarkan penjelasan dari narasumber, yakni Wakil Ketua TP PKK Kecamatan Bajeng, Nirmalasari, S.M., M.M.
Nirmalasari menekankan manfaat praktis pelatihan ini, yaitu penghematan pengeluaran rumah tangga dan peluang usaha baru.
Sabun cuci piring, sebagai kebutuhan sehari-hari, jika dapat dibuat sendiri dengan bahan alami dan ekonomis, akan sangat membantu mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan.
Pelatihan ini bukan hanya sekadar transfer ilmu dan keterampilan. Ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik serta upaya untuk memberdayakan perempuan, untuk menciptakan kemandirian ekonomi, dan untuk melestarikan lingkungan.
Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, pelatihan ini telah membuka jalan bagi para ibu PKK Desa Panyangkalang untuk meraih kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada kemajuan desanya.
Semoga pelatihan ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. _Rj_














