Pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Rapat Evaluasi Penerapan Srikandi di Toraja Utara

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rantepao |TU7UA|  Pejabat bidang kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sulawesi Selatan melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Toraja Utara (Torut) pada Senin (25/11/2024).

Kunjungan ini dihadiri oleh Sekretaris DPK Sulsel, Dr. H. Asriady Sulaiman, SIP, M.Si, Kepala Bidang Kearsipan DPK Sulsel, Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd, serta Tim Pengawasan Kearsipan yang terdiri dari Irzal Natsir, SE., M.Si, Koordinator Arsiparis Sulsel, Sherley R. Lobo, S.Sos, Arsiparis Ahli Madya, dan Andi Bachtiar, S.Sos., M.A.

Kunjungan yang mereka lakukan untuk mengikuti Rapat Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di Aula DPK Torut.

Rapat yang dibuka oleh Kepala DPK Torut, Obednego Toding Padang, SE, menyampaikan bahwa evaluasi penerapan Srikandi merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang mengharuskan pemerintah menggunakan aplikasi ini.

Baca Juga :  Tasyakuran Hari Pengayoman ke-80: Refleksi dan Semangat Pembaharuan di Kanwil Kemenkum Gorontalo

“Semoga rapat evaluasi ini dapat dioptimalkan oleh semua peserta,” harapnya.

Sekretaris DPK Sulsel, Asriady Sulaiman, memberikan apresiasi kepada DPK Torut yang dianggap sangat aktif dalam berkomunikasi mengenai digitalisasi kearsipan. Ia menambahkan bahwa penerapan Srikandi sangat penting, dan kehadirannya di Torut bertujuan untuk mendukung implementasi tersebut.

Asriady juga menekankan bahwa dengan keberhasilan digitalisasi pemerintahan yang dibawa oleh Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan, Pemkab Torut diharapkan dapat lebih banyak menggunakan digitalisasi, mengingat kondisi geografis daerah tersebut yang membutuhkan akses cepat untuk menyampaikan informasi.

Ia mengingatkan pentingnya dukungan infrastruktur seperti internet untuk mendukung penerapan Srikandi secara maksimal. “Jika diterapkan dengan baik, seperti di Kabupaten Bantaeng yang menghemat 8 Miliar APBD dengan penggunaan Srikandi, Torut bisa mendapatkan manfaat yang sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Tangani Parkir Liar, Dishub Kota Makassar Kembali Membentuk Tim

Kabid Kearsipan DPK Sulsel, Dr. Basri, menjelaskan bahwa Srikandi mengintegrasikan proses arsip yang melibatkan semua OPD, baik vertikal maupun horizontal. Ia mengingatkan bahwa arsip dibagi menjadi arsip dinamis dan statis, dan arsip dinamis perlu dikelola secara sistematis agar dapat dijaga keaslian dan ketersediaannya.

“Pengelolaan arsip dinamis mencakup penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan,” tambahnya.

Dr. Basri menekankan pentingnya penerapan Srikandi karena merupakan aplikasi yang digunakan secara nasional. Menurut data dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) per 22 November 2024, Torut memiliki jumlah arsip keluar yang rendah dibandingkan dengan Kabupaten Tana Toraja, yang menunjukkan bahwa penerapan Srikandi perlu lebih ditingkatkan.

“Srikandi merupakan indikator penting dalam SPBE, dan kami berharap Torut dapat mengoptimalkan penggunaannya,” tutup Andi Bachtiar, Coach Srikandi Sulsel.

Berita Terkait

Mengukir Masa Depan Pendidikan: Konferensi Kerja PGRI Tana Toraja Mengukuhkan Peran Guru sebagai Arsitek Bangsa
Merdeka Fest Kecamatan Tamalanrea: Semangat Kolaborasi untuk Indonesia Inklusif dan Maju
Tasyakuran Hari Pengayoman ke-80: Refleksi dan Semangat Pembaharuan di Kanwil Kemenkum Gorontalo
Workshop Teaterikalisasi Sanja Mangkasara Resmi Dibuka di Makassar
Rumah Zakat Luncurkan Gerakan #BikinBerdaya untuk Atasi Kerentanan Sosial dan Kemiskinan  
Sinergi Strategis: Hubdam XIV Hasanuddin Jalin Kemitraan dengan Universitas Indonesia Timur Makassar  
Ketua PGRI Makassar Dorong Pembelajaran Mendalam Berbasis Mindful, Meaningful, dan Joyful
Konkerprov I PGRI Sulsel 2025: Membangun Guru Bermutu untuk Indonesia Maju
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 September 2025 - 12:03 WIB

Mengukir Masa Depan Pendidikan: Konferensi Kerja PGRI Tana Toraja Mengukuhkan Peran Guru sebagai Arsitek Bangsa

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:53 WIB

Merdeka Fest Kecamatan Tamalanrea: Semangat Kolaborasi untuk Indonesia Inklusif dan Maju

Jumat, 22 Agustus 2025 - 23:50 WIB

Tasyakuran Hari Pengayoman ke-80: Refleksi dan Semangat Pembaharuan di Kanwil Kemenkum Gorontalo

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 21:24 WIB

Workshop Teaterikalisasi Sanja Mangkasara Resmi Dibuka di Makassar

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:56 WIB

Rumah Zakat Luncurkan Gerakan #BikinBerdaya untuk Atasi Kerentanan Sosial dan Kemiskinan  

Rabu, 6 Agustus 2025 - 08:35 WIB

Sinergi Strategis: Hubdam XIV Hasanuddin Jalin Kemitraan dengan Universitas Indonesia Timur Makassar  

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Ketua PGRI Makassar Dorong Pembelajaran Mendalam Berbasis Mindful, Meaningful, dan Joyful

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 09:09 WIB

Konkerprov I PGRI Sulsel 2025: Membangun Guru Bermutu untuk Indonesia Maju

Berita Terbaru