Menjembatani Keadilan: Penyuluhan Hukum di Kelurahan Tabaringan sebagai Wujud Pengabdian Universitas Indonesia Timur

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Makassar  —  Lembaga Bantuan Hukum Universitas Indonesia Timur (LBH-UIT) dan Fakultas Hukum UIT, pada Jumat, 25 Juli 2025, berhasil melaksanakan penyuluhan di Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan representasi nyata dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Dengan tema “Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menyikapi Permasalahan Sosial dan Hukum di Lingkungan Sekitar”, penyuluhan ini berhasil menjembatani kesenjangan akses keadilan dan edukasi bagi masyarakat.

Kehadiran Ketua LBH-UIT, Ambo Esa, S.H., M.H., beserta jajarannya, Wakil Dekan Fakultas Hukum UIT, Dr. Abd. Basir, S.Hi., M.H., sejumlah dosen, dan mahasiswa Fakultas Hukum UIT, menunjukkan keseriusan dan komitmen institusi dalam upaya ini. Partisipasi aktif mahasiswa sangat penting, memberikan pengalaman berharga dalam penerapan teori di lapangan sekaligus memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat. Nurmiati, S.H., M.H., selaku Ketua Panitia, juga patut diapresiasi atas kerja kerasnya dalam menyukseskan acara ini.

Baca Juga :  Dibalik Suksesnya Peternak Kambing Desa Timbuseng 

Penyuluhan di Tabaringan tidak hanya menekankan aspek teoritis, tetapi juga berfokus pada isu-isu hukum yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Materi yang disampaikan, seperti perlindungan anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), mekanisme pengaduan gratis, sengketa tanah, dan penyebaran hoaks, merupakan permasalahan aktual yang membutuhkan pemahaman yang memadai. Penjelasan Dr. Resdianto Willem, S.H., LLM., M.Kn., mengenai perlindungan anak dan KDRT, misalnya, sangat penting untuk mencegah kekerasan dan diskriminasi dalam keluarga. Dia menekankan bahwa perlindungan hukum bukan hanya bagi kalangan tertentu, melainkan hak setiap warga negara.

Keberhasilan penyuluhan ini tidak terlepas dari sambutan hangat masyarakat Tabaringan. Kehadiran tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, remaja, dan aparat kelurahan menunjukkan tingginya antusiasme dan kebutuhan akan edukasi. Sesi diskusi interaktif yang diadakan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para ahli hukum, menciptakan interaksi yang produktif dan bermakna.

Baca Juga :  Kemenkum Gorontalo Lantik Pejabat Baru

Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Kelurahan Tabaringan, yang diwakili Sekretaris Lurah. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat penting dalam upaya membangun masyarakat yang sadar hukum. Komitmen LBH-UIT dan Fakultas Hukum UIT untuk terus menggelar kegiatan serupa, terutama di daerah padat penduduk dan pesisir, menunjukkan keseriusan mereka dalam menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat. Sesi konsultasi gratis dan pembagian brosur layanan bantuan hukum menjadi penutup acara yang berkesan, menunjukkan bahwa akses keadilan tidak hanya diberikan dalam bentuk penyuluhan, tetapi juga dalam bentuk bantuan konkret.

Penyuluhan di Kelurahan Tabaringan merupakan contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang sadar hukum dan berdaya. Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keadilan dan kesetaraan di masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lainnya untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Dua Figur Jadi Tersangka Polda Sulsel, Upaya Kuasa Hukum Lakukan Praperadilan Kedua Gagal
Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 
Ketiadaan Termohon Polda Sulsel Membuat Sidang Gugatan Keabsahan Tersangka Tertunda
Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:05 WIB

Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:19 WIB

Ketiadaan Termohon Polda Sulsel Membuat Sidang Gugatan Keabsahan Tersangka Tertunda

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:05 WIB

Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Berita Terbaru