TU7UA | Makassar – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahmi di FKPM dalam membangun demokrasi partisipatif.
Silaturahmi Ir. Elber Maqbul Amin, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar, bersama Camat Manggala, Andi Eldi Malta, S.Stp, Msi, ke Andi Pasamangi Wawo, Koordinator Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) Makassar.
Kunjungan Selasa, 20 Mei 2025 tersebut menjadi momen reuni bagi Elber dan Andi Pasamangi, mengingat sejarah panjang kerjasama mereka dalam memajukan demokrasi di Kota Makassar.
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan ajang nostalgia dan refleksi perjalanan panjang dalam memperjuangkan demokrasi partisipatif di tingkat RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Di hadapan Andi Eldi. Elber, yang pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi LPM Kota Makassar periode 2018-2023, berbagi pengalaman berharga bersama Andi Pasamangi yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua.
Mereka mengenang perjuangan bersama dalam melawan praktik penunjukan kepala lingkungan yang tidak demokratis.
Elber dan Andi Pasamangi bertekad untuk mengembalikan proses pemilihan RT, RW, dan LPM agar lebih berdaulat dan berkualitas, jauh dari praktik “prasmanan” yang sering terjadi.
Mereka berjuang agar pemilihan tersebut benar-benar berdasarkan aspirasi masyarakat dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi.
Kunjungan silaturahmi ini juga menjadi momentum untuk saling mendukung dan memotivasi.
Andi Pasamangi menyampaikan apresiasi atas kiprah Elber Maqbul dalam membangun Kota Makassar.
Mereka berharap sinergi positif antara PD Terminal Makassar bersama FKPM dan Kecamatan Manggala dapat terus terjalin untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat.
Elber, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan harapannya agar proses demokrasi di tingkat akar rumput dapat terus diperbaiki.
Dia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan di lingkungannya.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk terus membangun demokrasi partisipatif yang berkelanjutan di Kota Makassar.














