Makassar|TU7UA| Lurah Parang Tambung, Andi Anugerah Tenri Esa, memberikan klarifikasi terkait berita yang dimuat salah satu media lokal dengan judul “Bangunan Liar Tutup Drainase di Parang Tambung, Warga Tamalate Dirugikan oleh Banjir”.
Kepada media ini di sela memantau kondisi wilayahnya, Ia menegaskan bahwa lokasi yang disebutkan dalam berita tersebut tidak berada di wilayah Kelurahan Parang Tambung, melainkan di Kelurahan Bonto Duri, Kecamatan Tamalate.
“Area di depan Pacuan Kuda yang penuh dengan bangunan liar di atas drainase dan digunakan pedagang untuk berjualan, secara administratif merupakan bagian dari Kelurahan Bonto Duri, hingga batas Kampus UNM,” jelas Andi Tenri pada Senin, 16 Desember 2024.
“Wilayah Kelurahan Parang Tambung berada di seberang Pacuan Kuda dan tidak mencakup area tersebut,” tambahnya.
Andi Tenri juga menyayangkan adanya kesalahan informasi yang beredar, yang dapat mempengaruhi citra negatif terhadap Kelurahan Parang Tambung.
“Kami menghargai peran media dalam menyampaikan informasi, namun sangat penting untuk memastikan kebenaran data sebelum dipublikasikan,” ujarnya.
Ia berharap media dapat mengoreksi kesalahan tersebut demi menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.
Andi Tenri juga mengimbau warga untuk terus berkolaborasi menjaga lingkungan, termasuk drainase, untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan. “Mari kita jaga kebenaran informasi dan lingkungan kita bersama,” tutupnya.














