TU7UA | Pinrang — Dr. Basri menekankan peran PGRI sebagai “rumah besar guru” yang bermanfaat dan melindungi anggotanya, menjadi landasan penting bagi pengurus PGRI Mattirosempe baru yang terpilih.
Hal itu mengemuka saat Konferensi Cabang PGRI Mattirosempe Kabupaten Pinrang, yang dibuka oleh Wakil Ketua PGRI Sulsel Dr. Basri, S.Pd., M.Pd pada Senin (26/5/2025), sekaligus menandai momentum penting bagi peningkatan kualitas dan perlindungan guru di wilayah tersebut.
Dr. Basri juga dengan tepat menjabarkan empat kompetensi dasar guru: pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Pentingnya peningkatan kompetensi ini tidak dapat dipandang sebelah mata.
PGRI, sebagai organisasi profesi guru, harus berada di garda terdepan dalam upaya peningkatan kompetensi tersebut.
Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai program pelatihan, workshop, dan seminar yang relevan dengan kebutuhan guru di lapangan.
Selain itu, kolaborasi yang erat dengan pemerintah daerah, khususnya pemerintah Kecamatan Mattiro Sompe, sangat krusial untuk mendukung upaya peningkatan kompetensi ini.
Lebih jauh, Dr. Basri menyoroti pentingnya PGRI sebagai wadah perlindungan guru dari ancaman kriminalisasi. Pernyataan menekankan perlindungan hukum bagi guru dalam rangka pendisiplinan siswa, berdasarkan MoU antara PB PGRI dengan Kapolri, sangat relevan dengan kondisi saat ini.
Guru seringkali berada di garis depan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk perilaku siswa yang kurang tertib. Perlindungan hukum yang memadai sangat penting untuk mencegah kriminalisasi guru yang tidak adil.
Harapan Dr. Basri agar pengurus harian yang terpilih menjalankan tugasnya sesuai AD/ART PGRI, menunjukkan pentingnya tata kelola organisasi yang baik dan akuntabel.
Pengurus yang terpilih, terdiri dari Muh. Adnan, S.Ag., M.M (Ketua), Jamal, S.Pd., M.Pd (Wakil Ketua 1), Muslim, S.Pd (Wakil Ketua 2), Syamsuddin, S.Pd (Sekretaris), Muh. Saleh, S.Pd., MM (Wakil Sekretaris), dan Nurhayati, S.Pd., M.Pd (Bendahara), memiliki tanggung jawab besar untuk mewujudkan visi dan misi PGRI dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru di Mattirosempe.
Konferensi Cabang PGRI Mattirosempe ini bukan hanya sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan peran dan fungsi PGRI dalam konteks kekinian.
Dengan komitmen untuk meningkatkan kompetensi guru, memberikan perlindungan hukum, dan menjalankan tata kelola organisasi yang baik, PGRI Mattirosempe diharapkan dapat menjadi rumah besar guru yang benar-benar bermanfaat dan melindungi anggotanya.
Semoga pengurus yang baru terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan membawa PGRI Mattirosempe menuju kemajuan yang lebih baik.














