Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Makassar  –  Ibu-ibu Komunitas Anak Pelangi (K-apel) dengan penuh khidmat dan kesederhanaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Ar-Rahman K-apel, Lorong Daeng Jakking, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Acara yang diselenggarakan pada Selasa, 30 September 2025 ini mengusung tema inspiratif: “Menghidupkan Warisan Rasulullah: Persaudaraan Tanpa Sekat, Literasi Tanpa Batas”.

Peringatan Maulid kali ini menghadirkan penceramah Ust. H. Jusman Arsyad, S.Kom., yang menyampaikan hikmah dan teladan Nabi Muhammad SAW. Sejumlah tokoh penting turut hadir memeriahkan acara, di antaranya mantan Lurah Parang Tambung yang kini menjabat Kasubag Keuangan Disperindag Kota Makassar, Andi Anugerah Tenri Esa, SE., MM. Selain itu, tampak hadir pula beberapa pengusaha terkemuka seperti Asrul Sani Abu, Heny Suhaeny, dan Andi Tobu, menunjukkan dukungan luas terhadap kegiatan komunitas ini.

Ketua K-apel, Suriati Tubi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kebersamaan seluruh pihak yang telah bersinergi dalam memuliakan hari kelahiran Rasulullah SAW. Kebersamaan ini menjadi cerminan nyata dari semangat persaudaraan yang ingin terus dipupuk oleh K-apel.

Sementara itu, Founder K-apel dan Kampus Lorong K-apel, Rahman Rumaday, yang akrab disapa Bang Maman, menegaskan pentingnya merawat warisan Rasulullah melalui dua pilar utama: menjaga persaudaraan dan menguatkan literasi. Ia mengutip Surat Al-Hujurat ayat 13, yang mengingatkan bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal, bukan untuk bermusuhan. Menurutnya, ayat ini menjadi landasan bahwa literasi harus mampu merawat jalinan persaudaraan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga :  Putri Dakka Kisahkan Masa Kecilnya di Hadapan Warga Batara dan Kampung Pisang

Lebih lanjut, Bang Maman juga mengutip Surat Al-Qalam ayat 1: “Demi pena dan apa yang mereka tuliskan..”, menjelaskan bahwa ayat ini mengajarkan betapa fundamentalnya literasi dalam kehidupan sehari-hari. “Kita harus sadar, lisan dan tulisan adalah amanah. Apa yang kita ucapkan dan tuliskan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Maka pastikan keduanya mendatangkan maslahat, bukan mudarat. Literasi bukan sebatas membaca dan menulis, tetapi menghadirkan kebaikan bagi sesama,” tegasnya, menekankan bahwa literasi adalah alat untuk menyebarkan kebaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Andi Anugerah Tenri Esa menyampaikan rasa terima kasih kepada ibu-ibu K-apel Parang Tambung atas dedikasi dan kontribusi mereka, sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan selama bertugas menjadi Lurah di wilayah tersebut.

Puncak acara adalah ceramah hikmah maulid dari Ust. Jusman Arsyad. Beliau menyampaikan bahwa mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan melantunkan sholawat, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan nyata dari akhlak beliau. Ust. Jusman menekankan empat sifat utama Nabi Muhammad SAW yang harus dijadikan pedoman hidup umat Islam, yang dikenal dengan akronim FAS T:

Baca Juga :  Tim Penilaian Lorong PKK Tamalate di Lorong Daeng Jakking 

1. Fathonah (cerdas): Rasulullah selalu menggunakan kecerdasan dalam menyelesaikan persoalan umat dengan kebijaksanaan dan solusi terbaik.

2. Amanah (dapat dipercaya): Nabi dijuluki Al-Amin karena seluruh perkataan dan tindakannya selalu dapat dipegang teguh dan dipercaya.

3. Siddiq (jujur): Kejujuran Nabi menjadi fondasi dakwahnya, bahkan mampu menyentuh hati musuh sekalipun.

4. Tabligh (menyampaikan kebenaran): Rasulullah tidak pernah menyembunyikan wahyu Allah dan selalu menyampaikan risalah dengan penuh kasih sayang dan tanpa pamrih.

“Kalau umat Islam ingin benar-benar menjadi follower Rasulullah, maka sifat-sifat ini harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, maulid bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum perubahan akhlak,” pungkas Ust. Jusman, mengakhiri ceramahnya dengan pesan yang mendalam.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, serta mengimplementasikan nilai-nilai persaudaraan dan literasi dalam kehidupan bermasyarakat, demi menciptakan kebaikan dan kemaslahatan bersama.

 

 

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 
Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:05 WIB

Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:05 WIB

Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Berita Terbaru