PHK Massal di Indonesia Mengintai 

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Makassar — Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal di Republik Indonesia mengintai.

Anjloknya pesanan dari pasar ekspor akibat kebijakan proteksionis global, khususnya tarif tinggi yang diterapkan Amerika Serikat menimbulkan kekhawatiran akan gelombang PHK massal tersebut.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Aru Armando, yang memperingatkan potensi terjadinya PHK besar-besaran sebagai dampak dari kebijakan itu.

Menurut Aru Armando, PHK menjadi pilihan tercepat bagi perusahaan untuk melakukan efisiensi di tengah penurunan produksi. “PHK itu paling mudah dan paling cepat dilakukan untuk efisiensi,” tegasnya seperti dikutip cnbcindonesia.com, Senin 5 Mei 2025.

Situasi ini diperparah oleh tekanan global yang mendorong merger dan akuisisi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan, demi bertahan hidup, akan cenderung bergabung atau diakuisisi oleh perusahaan lain, terutama perusahaan asing. Kondisi ini berpotensi mengubah struktur pasar secara drastis.

Baca Juga :  Prof. Dr. Wahyuddin Hamid Nahkodai Fakultas Sospol UIT Makassar: Siap Hadapi Akreditasi

Penguasaan pangsa pasar yang besar oleh satu pemain akan menciptakan kekuatan market power yang signifikan, memungkinkan manipulasi harga dan distribusi produk. Akibatnya, pasar akan terdistorsi, dan PHK massal menjadi ancaman nyata.

Melihat potensi bahaya ini, KPPU mendesak pemerintah untuk mengambil langkah proaktif. Pengawasan ketat terhadap praktik monopoli, merger, dan akuisisi harus diperkuat. Strategi perdagangan, khususnya pengaturan produk impor, perlu disusun dengan hati-hati. “Pemerintah harus berhati-hati menentukan produk apa yang ditingkatkan impornya,” jelas Aru Armando.

UMKM, sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, menjadi pihak yang paling rentan terdampak. KPPU menekankan pentingnya perlindungan UMKM agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton di negaranya sendiri.

Baca Juga :  Jabat Kasat Narkoba Polres Pelabuhan, Andri Kurniawan Harap Sinergi Rekan Media

KPPU juga mendorong pelaku usaha domestik untuk aktif berkomunikasi dan berkonsultasi guna mengatasi hambatan usaha dan merumuskan strategi bisnis yang efektif.

Situasi ini menuntut kesigapan pemerintah dan pelaku usaha. Diversifikasi pasar ekspor, peningkatan daya saing UMKM, dan pengawasan yang ketat terhadap praktik bisnis yang tidak sehat menjadi kunci untuk meminimalisir dampak negatif dari ancaman resesi global dan mencegah terjadinya PHK massal.

Kerjasama yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan KPPU sangat krusial dalam menghadapi tantangan ini dan memastikan keberlangsungan perekonomian Indonesia.

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 
Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:05 WIB

Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:05 WIB

Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Berita Terbaru