TU7UA | Pamboang — Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang, keluarga besar K.H. Muhammad Yahya menggelar Haul di Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Minggu 20 April 2025.
Haul sang ulama kharismatik merangkai tema “Merajut Doa Memperkuat Syiar” pada 21 Syawal 1446 H.
Acara Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang ini menjadi momentum spiritual untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keilmuan dan keteladanan para ulama.
Sayyid Fadlu dalam tausiyahnya mengajak para hadirin untuk meneladani akhlak dan jalan dakwah ulama salaf.
“Para ulama kita dahulu berdakwah bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kasih dan keteladanan yang membumi,” ungkapnya.
Dia juga menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari.
Ahmad Yahya, putra K.H. Muhammad Yahya, menekankan pentingnya melestarikan warisan nilai melalui jalur silaturahmi dan sanad keilmuan.
Sementara Drs. H. Mukhlis Hannan juga menyampaikan hal senada, menyebut haul ini sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap ulama dan tradisi keislaman lokal.
Camat Pamboang, Muhammad Akbar Tambaru, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya haul Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang.
“Kegiatan seperti ini menjadi benteng kultural dan spiritual, menguatkan jati diri umat dan menjaga kearifan lokal,” ujarnya.
Dirinya juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat.
Haul K.H. Muhammad Yahya menegaskan bahwa keteladanan tidak lekang oleh waktu.
Selama nilai-nilainya terus diwariskan dan diamalkan, cahaya kebaikan akan senantiasa bersinar bagi generasi hari ini dan masa depan.
Haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat.














