“Pemekaran” Solusi Ketidakmerataan di Luwu Raya

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

https://www.kangatepafia.com

https://www.kangatepafia.com

TU7UA | Palopo  — Banyak usulan “Pemekaran” wilayah yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia menunjukkan bahwa ketidakmerataan masih menjadi masalah yang signifikan di berbagai daerah.
Solusi Ketidakmerataan dan Peningkatan Kesejahteraan di Luwu Raya, Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah merekomendasikan agar moratorium pemekaran wilayah dicabut untuk merealisasikan usulan-usulan tersebut.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa terdapat 337 usulan pemekaran wilayah, di mana 42 di antaranya adalah untuk pembentukan provinsi baru.
Meskipun nama-nama provinsi yang diusulkan belum disebutkan secara rinci, terdapat tiga nama provinsi yang banyak dibahas oleh tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.
Salah satu provinsi yang mengusulkan pemekaran adalah Sulawesi Selatan, demi memberi Solusi Ketidakmerataan dan Peningkatan Kesejahteraan mengajukan pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Usulan Pemekaran mencakup empat kabupaten yang sering menjadi topik diskusi, yaitu; Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan calon daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Luwu Tengah.
Alasan di balik “Pemekaran” Solusi Ketidakmerataan dan Peningkatan Kesejahteraan di Luwu Raya ini cukup kuat, mengingat angka kemiskinan di Kabupaten Luwu mencapai 11,70%, jauh di atas rata-rata kemiskinan Sulawesi Selatan yang hanya 8,06%.
Kabupaten Luwu tercatat sebagai daerah termiskin ketiga di provinsi tersebut, diikuti oleh Luwu Utara yang juga termasuk dalam daftar daerah termiskin di Sulsel.
Dengan pemekaran ini, diharapkan angka kemiskinan di wilayah Luwu Raya dapat ditekan secara signifikan sekaligus menjadi Solusi Ketidakmerataan dan Peningkatan Kesejahteraan di Luwu Raya.
Provinsi Luwu Raya akan mencakup empat kabupaten dari Sulawesi Selatan, dengan Kota Palopo direncanakan sebagai pusat pemerintahan atau ibu kota provinsi.
Kementerian Dalam Negeri berencana untuk mencabut moratorium dan menyetujui beberapa usulan pemekaran wilayah, dengan pendekatan yang cermat untuk memastikan keadilan sosial dan kepentingan strategis nasional.
Hal ini bertujuan agar daerah hasil pemekaran tidak tertinggal dan tetap mandiri secara ekonomi tanpa bergantung pada pemerintah pusat.
Dengan langkah ini, diharapkan pemekaran wilayah dapat menjadi solusi untuk mengatasi ketidakmerataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Raya di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih._@_
Baca Juga :  Hari Pengayoman Ke-79, Kemenkumham Gorontalo Siap Mengabdi Untuk Negeri

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 
Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:05 WIB

Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:05 WIB

Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Berita Terbaru