Buruan !!! Harga 25.000, Beli 4 Lembar Gratis 1 Tiket Wahana Scary Zone Rumah Sakit Angker di MTos Lantai 3

- Jurnalis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA, Makassar  |  CV Karismatik Jaya Abadi menghadirkan wahana Scary Zone sebagai hiburan alternatif bagi masyarakat Kota Makassar.

Ditemui media Tu7ua.com saat Grand Opening Scary Zone (Horror Entertainment) pada Kamis (3/10/2024), Owner Scary Zone (CV Karismatik Jaya Abadi) Idris menyampaikan bahwa rencana wahana di MTos, Kota Makassar ini dimulai pada tanggal 3 Oktober 2024 hari hingga tanggal 3 November 2024.

“Jadi Insya Allah kita di MTos selama 32 hari dengan target pengunjung perharinya itu sekitar 1000 pengunjung,” ucapnya.

“Dan untuk tiket masuknya itu Rp.25.000 per orang. Kabar baiknya, untuk awal bulan ini kami melakukan promo, berupa setiap pembelian tiket 4 lembar maka kami beri gratis 1 lembar tiket masuk untuk menikmati wahana yang ada di dalam Rumah Sakit Angker, Misteri Ruang Melati 13,” tuturnya.

“Sebagai informasi tiket ini kami berikan harga flat yaitu Rp.25.000 per orang, baik itu hari biasa maupun weekend,” tandasnya.

Senada dengan hal itu, owner Kartini menyampaikan tiket seharga itu, sangat terjangkau dengan pengalaman yang akan didapatkan di dalam wahana.

“Tentu tema yang kami pakai untuk segmen ini, yaitu Rumah Sakit Angker, Misteri Ruang Melati 13 telah kami atur sedemikian rupa sehingga memberikan hiburan “beda” untuk pengunjung MTos ini,” kata ibu yang telah malang melintang di dunia bisnis ini.

Baca Juga :  Civitas Eks Napiter Sulsel: Jaga Kondusifitas dan Toleransi Beragama Selama NATARU

Ia juga berharap agar para awak media yang hadir dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang wahana di MTOS ini.

“Semoga hiburan atau Horror Entertainment ini dapat menjadi hiburan alternatif bagi masyarakat Makassar. Untuk itu kami mengajak kepada masyarakat Makassar dan sekitarnya yang ingin melihat suster ngesot, pocong dan hantu-hantu lainnya, buruan datang ke Makassar Town Square (MTos) tepatnya di lantai 3 gedung ini,” pungkasnya.

Sementara Yudha (Penanggung jawab Scary Zone) memaparkan tema rumah sakit angker yang menampilkan berbagai penghuni yang membuat bulu kuduk merinding.

Menurut Yudha, wahana Scary Zone MTos ini, memberikan kejutan dengan 8 bilik yang memicu adrenalin dan juga menghibur masyarakat.

Yudha yang sudah malang melintang di dunia horror entertainment selama 14 tahun ini, juga menjanjikan kejutan yang belum pernah disajikan oleh horror entertainment lainnya.

Baca Juga :  Warga RW 13 Buntusu Curhat Kebutuhan dan Keinginan, H Sani Janji Tindaklanjuti 

“Untuk wahana kami ini, akan didampingi oleh keeper wahana dan juga tenaga kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” ungkapnya.

“7 personil di dalam bilik itu juga sudah dibekali dengan kemampuan atau skill yang terlatih. Dan yang perlu digarisbawahi itu adalah kami menekankan kepada personil wahana untuk tidak melakukan kontak fisik dengan pengunjung,” tambahnya.

“Semoga dengan pembukaan wahana ini, dapat menarik pengunjung untuk solusi hiburan masyarakat Makassar,” pungkas pria asal Aceh ini.

Sekedar diketahui, pada zaman penjajahan Belanda, berdiri sebuah rumah sakit salah satu wilayah di Indonesia, saat ini masih tetap misteri dan menjadi buah bibir hingga viralnya keangkeran Ruang Melati 13.

Rumah sakit dimaksud kini terbengkalai sehingga sering muncul penampakan pocong dan suster ngesot juga jenis penampakan lainnya.

Konon, ruang Melati 13 itu menjadi tempat pembantaian oleh para pasukan penjajah terhadap pasien dan juga para petugas kesehatan.

Penghuni rumah sakit yang viral keangkerannya itu, kali ini dihadirkan untuk  menampakkan diri di Makassar Town Square (MTos) lantai 3, wahana Scary Zone.

Berita Terkait

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur
Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 
Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia
Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:02 WIB

Serah Terima Jabatan Se ORW 013, Lurah Buntusu Apresiasi Dedikasi Pj dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:55 WIB

ITBM Balik Diwa Dapat Apresiasi Tinggi UNM: Prestasi LLDIKTI 2025 Sebagai Bukti Potensi Perguruan Tinggi Swasta Timur

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:05 WIB

Rumah Zakat Serahkan “Rumah Layak Huni” ke Keluarga Ilham 

Selasa, 16 Desember 2025 - 00:05 WIB

Diskusi Buku Sejarah Kerajaan Makassar Karya Nicolas Garvaise: Memanggil Pulang Kisah Kota Dunia

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Berita Terbaru