Ungkap Temuan Penting Pencarian Informasi Kanker, Institut Kesehatan dan Bisnis ST Fatimah Mamuju Catat Prestasi di Ajang 1st International Article Writing Competition

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA, Mamuju  |  Institut Kesehatan dan Bisnis ST. Fatimah Mamuju mencatat prestasi gemilang di pentas International melalui ajang 1st International Article Writing Competition yang diselenggarakan oleh Conecting Lecture (Cel) Indonesia, Cel Malaysua dan Stichting Azzam Aliyah Suriname.

Kegiatan yang berlangsung 3 hari yaitu 30-31 Agustus 2024 dan 1 September 2024 di Bali diikuti puluhan Universitas dalam dan luar negeri.

Institut Kesehatan dan Bisnis St.Fatimah Mamuju berhasil beraih juara 1 di kategori dosen Bidang Farmasi oleh Irma Qirani Muhsen,S.Farm.,M.Kes dengan judul artikei “Breast Cancer Education Strategy in the Post-Truth Era.”

Prestasi ini menunjukkan kreativitas dan kepakarannya dalam menyusun dan menulis artikel yang menarik dan akurat.

Irma yang juga menjabat sebagai ketua LPPM Institut Kesehatan dan Bisnis ST. Fatimah Mamuju menuturkan, “Alhamdulillah Barakallah senang sekali rasanya ya. Meskipun saya juga juga tidak menyangka bisa dapat juara 1. Saya berharap prestasi ini bisa menjadi pemantik bagi rekan-rekan sejawat untuk terus berkarya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Putri Dakka Kisahkan Masa Kecilnya di Hadapan Warga Batara dan Kampung Pisang

Artikel Irma ini mengungkapkan temuan penting terkait kesadaran dan perilaku pencarian informasi tentang kanker payudara di kalangan Generasi Z di Indonesia.

Studi ini menyoroti bahwa media sosial adalah sumber utama informasi tentang kanker payudara bagi Generasi Z, meskipun tingkat kepercayaan terhadap informasi dari media sosial rendah.

Hal ini menunjukkan perlunya strategi untuk meningkatkan kredibilitas dan kualitas informasi kesehatan di platform tersebut.

Ada kesenjangan pengetahuan yang signifikan dalam keterampilan kesehatan payudara praktis, terutama dalam teknik pemeriksaan payudara sendiri, yang menunjukkan area kritis untuk pendidikan yang ditargetkan.

Profesional kesehatan dan lembaga pemerintah tetap menjadi sumber informasi yang sangat dipercaya, menunjukkan bahwa mereka harus memainkan peran sentral dalam strategi komunikasi kesehatan digital.

Preferensi untuk konten visual dan platform seperti Instagram dan YouTube menekankan pentingnya materi pendidikan kesehatan yang menarik secara visual. Studi ini juga menemukan bahwa 34,6% dari postingan yang dianalisis mengandung informasi yang salah, terutama mengenai faktor risiko dan perawatan.

Baca Juga :  Hari Pengayoman Ke-79, Kemenkumham Gorontalo Siap Mengabdi Untuk Negeri

Oleh karena itu, pendekatan multifaset yang memanfaatkan sumber terpercaya, mengembangkan konten visual yang menarik, dan meningkatkan literasi media sangat penting untuk meningkatkan kesadaran kanker payudara di kalangan Generasi Z di era digital.

Ketua panita lomba menyampaikan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk mendorong kreativitas dan meningkatkan kualitas penulisa artikel ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi semua karya peserta yang mengikuti lombah hingga 185 paper. Namun keputusan memenang memang dilakukan secara profesional dengan sistem penjurian yang transparan. Jadi paper yang menang memang adalah yang mendapatkan skor terbaik dari segi substansi dan kualitas,” ujar Oka selaku ketua panitia.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Tigalapan Indonesia dan Rumah Zakat Sulsel Berbagi Kebahagiaan untuk Janda Dhuafa dan Lansia di Rappokalling  
Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif
Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:58 WIB

Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB