Program Pendampingan Jangka Panjang, Tim Dosen Unhas, UNM dan LP3I Jalin Kerja Sama dengan K-Apel

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA, Makassar  ||  Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) menyambut kunjungan tim dosen dari Unhas, UNM, dan LP3I yang tergabung dalam ARUNA IKATUO di pusat pengembangan potensi masyarakat K-Apel di Lorong Daeng Jakking, Jl. Daeng Tata III Kelurahan Parang Tambung.

Kunjungan Selasa 20 Agustus 2024, merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang akan diperkuat dengan penandatanganan MoU antara ARUNA IKATUO dan K-Apel pada 1 September 2024, bertepatan dengan perayaan hari jadi K-Apel yang ke-14.

Rahman Rumaday, Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada tim dosen yang tergabung dalam lembaga ARUNA IKATUO atas dipilihnya K-Apel sebagai lokasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kegiatan ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga akan disertai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara ARUNA IKATUO dan K-Apel pada tanggal 1 september 2024 mendatang dalam perayaan hari jadi Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) yang ke 14 tahun untuk pendampingan jangka panjang kepada ibu-ibu, lansia, dan anak-anak yang menjadi binaan K-Apel.

“Kami sangat bersyukur dan senang dengan adanya MoU ini karena selama ini kami kesulitan memenuhi kebutuhan pendampingan bagi ibu-ibu, anak-anak, dan lansia akibat keterbatasan tenaga relawan,” ujar Rahman Rumaday pria yang akrab disapa Bang Maman.

Baca Juga :  Kemenkumham Gorontalo Paparkan Hasil Pelaksanaan Kinerja Tugas dan Fungsi Bidang Kekayaan Intelektual

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini para dosen yang biasa mengajar mahasiswa di kampus akan terlibat langsung dalam kegiatan di lorong menjadikannya seperti “kampus lorong”.

Dihadapan para tim dosen bang Maman penulis buku Maharku Pedang dan Kain Kafan itu memaparkan program yang ada di K-Apel antara lain Literasi Anak Juara (LAJU) Taman Literasi Qur’an (TALIQU) Literasi Kemandirian Ekonomi (LIKE) Literasi Budaya Rakyat (LIBUR) Beranda Literasi (BELI) Literasi Lingkungan (LILIN) Literasi Pangan Terpadu (LIPAT).

Tak hanya itu Bang Maman menambahkan bahwa tim dosen dari ARUNA IKATUO berencana menyusun modul berbasis ragam seperti Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, dan bahasa daerah Sulawesi Selatan modul lain yang berhubungan dengan kegiatan yang ada di K-Apel sebagai panduan ajar di K-Apel. Hal ini menurutnya akan menjadi terobosan besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di komunitas Anak Pelangi (K-Apel).

Sementara itu, koordinator tim dosen, Dr. Dirk Sandarupa menyatakan bahwa kami dari lembaga ARUNA IKATUO Indonesia akan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) MoU ini bertujuan untuk mendukung sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan UMKM berbasis lokal yang bernilai budaya.

Baca Juga :  Temu Kangen Bersama Putri Dakka Caleg DPR RI

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan promosi produk UMKM yang di hasilkan oleh ibu-ibu K-Apel seperti kerajinan tangan, pakaian, dan makanan tradisional yang mengangkat nilai budaya lokal. Dengan demikian, Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) juga bisa dikenal di tingkat pariwisata,” ungkapnya.

Dalam aspek bahasa, Dirk juga berharap agar kerja sama ini menghasilkan modul pembelajaran yang komprehensif, meliputi berbagai bahasa untuk mendukung kegiatan di K-Apel. “Harapan kami adalah menciptakan masyarakat yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi ini,” tambahnya.

Kunjungan tim dosen dari ARUNA IKATUO Indonesia yang terdiri dari Bungatang, S.S., M.Hum (Dosen UNM), Nurul Fitrah Yani, S.S., M.Hum (Dosen Politeknik LP3I Makassar), Dr. Dirk Sandarupa, M.Hum (Dosen Unhas), Filawati, S.S., M.Pd (Dosen UNM), dan Ita Rosvita, S.S., M.Hum (Dosen UNM), disambut hangat oleh Ketua K-Apel, Suriati Tubi, bersama sejumlah ibu-ibu K-Apel di Lorong Daeng Jakking.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Tigalapan Indonesia dan Rumah Zakat Sulsel Berbagi Kebahagiaan untuk Janda Dhuafa dan Lansia di Rappokalling  
Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif
Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:58 WIB

Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB