Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TU7UA | Pamboang — Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang, keluarga besar K.H. Muhammad Yahya menggelar Haul di Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Minggu 20 April 2025.

Haul sang ulama kharismatik merangkai tema “Merajut Doa Memperkuat Syiar” pada 21 Syawal 1446 H.

Acara Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang ini menjadi momentum spiritual untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keilmuan dan keteladanan para ulama.

Sayyid Fadlu dalam tausiyahnya mengajak para hadirin untuk meneladani akhlak dan jalan dakwah ulama salaf.

“Para ulama kita dahulu berdakwah bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kasih dan keteladanan yang membumi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolres Pelabuhan Makassar Amankan Jappa Jokka Imlek 2575, Kerahkan 239 Polri dan 80 Petugas Gabungan

Dia juga menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari.

Ahmad Yahya, putra K.H. Muhammad Yahya, menekankan pentingnya melestarikan warisan nilai melalui jalur silaturahmi dan sanad keilmuan.

Sementara Drs. H. Mukhlis Hannan juga menyampaikan hal senada, menyebut haul ini sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap ulama dan tradisi keislaman lokal.

Camat Pamboang, Muhammad Akbar Tambaru, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya haul Merajut Doa, Menguatkan Syiar di Pamboang.

Baca Juga :  Mengutui Isi Kepala Calon Wali Kota Makassar

“Kegiatan seperti ini menjadi benteng kultural dan spiritual, menguatkan jati diri umat dan menjaga kearifan lokal,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat.

Haul K.H. Muhammad Yahya menegaskan bahwa keteladanan tidak lekang oleh waktu.

Selama nilai-nilainya terus diwariskan dan diamalkan, cahaya kebaikan akan senantiasa bersinar bagi generasi hari ini dan masa depan.

Haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Tigalapan Indonesia dan Rumah Zakat Sulsel Berbagi Kebahagiaan untuk Janda Dhuafa dan Lansia di Rappokalling  
Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar
Heny Suhaeny Luncurkan Buku “Mimpi yang Tak Dianggap,” Kisah Inspiratif Perjuangan Meraih Cita-Cita
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

Selasa, 30 September 2025 - 18:35 WIB

Heny Suhaeny Luncurkan Buku “Mimpi yang Tak Dianggap,” Kisah Inspiratif Perjuangan Meraih Cita-Cita

Senin, 29 September 2025 - 18:25 WIB

K-Apel Tebar Cinta dan Literasi di Pulau Sarappo Lompo, Pangkep

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB