270 Dosen ADPERTISI Berkolaborasi dengan Takalar untuk Akselerasi Digitalisasi Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TU7UA | Takalar, Sulawesi Selatan – Sebanyak 270 dosen dari Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) resmi dilepas untuk melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) XI di Kabupaten Takalar pada Kamis, 10 Juli 2025.

Pelepasan yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Takalar, Dr. H. Muhammad Hasbi, menandai dimulainya program besar yang bertujuan untuk mempercepat digitalisasi pembangunan di daerah tersebut.

Para dosen, yang berasal dari puluhan perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia, akan menyebar ke 20 desa di enam kecamatan Takalar (Polongbangkeng Utara, Galesong, Galesong Utara, Mangara Bombang, Galesong Selatan, dan Sanrobone).

Mereka akan berbagi keahlian dan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung program pembangunan lokal.

Tema PKM XI ini adalah “Sinergitas Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar dalam Mewujudkan Digitalisasi Pembangunan Daerah,” sebuah tema yang selaras dengan visi Kabupaten Takalar periode 2025-2029, yaitu “Takalar Maju dan Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital”.

Baca Juga :  Dosen Pendamping KKN UNHAS Kunjungi dan Evaluasi Posko KKN-T Literasi di Jeneponto

Dr. Buyung Romadhoni, SE., M.Si., Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI, memuji visi Sekda Takalar yang ia sebut sebagai pamong yang visioner, menyatakan bahwa ” selalu menyampaikan dialektika lokal tapi berfikir global.”

Dr. Romadhoni juga menekankan pentingnya pendekatan terpadu dalam program PKM ini, mengajak para dosen untuk mengadopsi pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat, dan media.

Ia mencontohkan keberhasilan transformasi daerah terpencil yang dulunya tertinggal menjadi berkembang dalam 10 tahun melalui pendekatan ekonomi, sosial, dan keagamaan yang terintegrasi. “Pendekatan inilah yang harus dilakukan oleh PKM,” tegasnya.

Sekda Takalar, Dr. H. Muhammad Hasbi, mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk berkolaborasi penuh dalam program ini. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi mengenai PKM dan peran krusial akademisi dalam memberikan contoh nyata implementasi digitalisasi.

Ia juga memaparkan potensi Kabupaten Takalar yang beragam, mulai dari sumber daya alam hingga kekayaan sejarah dan kulinernya, yang perlu dimaksimalkan. “Kehadiran para akademisi ini dapat memacu kabupaten Takalar menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkan digitalisasi,” ujarnya optimis.

Baca Juga :  Viral, Putri Dakka Akan Berangkatkan Umroh Pemegang Kartu Kebaikan

Selain pelepasan, acara ini juga menandai penandatanganan MoU antara ADPERTISI dan Pemkab Takalar, memperkuat komitmen kerjasama jangka panjang. PKM Nasional ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, sebuah kewajiban bagi dosen untuk berkontribusi dalam pengabdian masyarakat.

ADPERTISI sendiri, dengan lebih dari 2700 anggota di 675 perguruan tinggi swasta di 37 provinsi, berperan aktif dalam mendukung pengembangan karier dosen dan memfasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat.

Program PKM XI di Takalar ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan mendorong percepatan digitalisasi pembangunan di daerah tersebut, sekaligus menjadi contoh sukses sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun Indonesia.

Berita Terkait

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan
K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir
Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur
Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 
Tigalapan Indonesia dan Rumah Zakat Sulsel Berbagi Kebahagiaan untuk Janda Dhuafa dan Lansia di Rappokalling  
Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif
Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 19:10 WIB

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Sabtu, 1 November 2025 - 19:56 WIB

K-apel Kembali Gelar Ekspedisi Berbagi Cinta di Pulau, Sentuh Hati Masyarakat Pesisir

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:32 WIB

Digitalisasi Gambusu Makassar Dorong Ekonomi Hijau dan Pariwisata Indonesia Timur

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:21 WIB

Makassar Gelar “Oktober Breast Cancer Awareness” untuk Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:28 WIB

Sepuluh Penulis Lintas Latar Belakang Luncurkan Antologi “Koordinat Rasa” 

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:35 WIB

Politeknik LP3I Makassar Gelar PKM di Komunitas Anak Pelangi: Dorong Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Pendidikan Inklusif

Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:58 WIB

Semangat Membara di Seleksi FTBI Kecamatan Bajeng Barat: Lahirnya Bibit Unggul Pelestari Bahasa Daerah

Selasa, 30 September 2025 - 23:44 WIB

Menghidupkan Warisan Rasulullah: K-apel Gelar Maulid dengan Semangat Persaudaraan dan Literasi di Makassar

Berita Terbaru

Berita

Buku Antologi Bertajuk Koordinat Rasa Resmi Diluncurkan

Senin, 3 Nov 2025 - 19:10 WIB